Friday, June 05, 2015

Benarkah Semua Kritik Tidak Membangun Orang Lain?

❤�  KRITIK   �❤
Saya dulu sering  mengkritik orang lain, dengan asumsi bahwa saya sendiri merasa benar dan orang yang saya kritik salah.

Mengapa dulu saya sering mengkritik orang lain?
Karena saya percaya dan banyak orang percaya bahwa kritik itu membangun.

Itulah mengapa sering kita mendengar orang berkata tidak apa asalkan kritik membangun.

Setelah usia semakin bertambah, dan saya mulai tertarik untuk belajar tentang buku2 kebijaksanaan, saya terbelalak bahwa sebagian besar buku2 Kebijaksanaan mengatakan bahwa sesungguhnya TIDAK ADA kritik yang MEMBANGUN, semua kritik itu bersifat menghancurkan, merusak dan menekan perasaan orang yang dikritiknya.

Sampai suatu ketika saya membaca buku hasil eksperimen Masaru Emoto dari Jepang, yang melakukan uji coba nasi/beras yang kemudian diletakkan di dalam toples yang berbeda.

Toples yang pertama setiap hari di berikan kritikan terus dan di tempel kertas bertulisan kata yang mengkritik, kemudian toples yang kedua diberi pujian dan motivasi setiap hari.

Dan hasilnya dalam 2-3 minggu, toples pertama yang diberikan kritikan setiap hari membusuk kehitaman sedangkan toples kedua dengan isi yang sama masih berwarna putih bersih tak membusuk.

Penasaran pada penjelasan di buku ini, akhirnya saya meminta para guru di sekolah kami untuk melakukan eksperimen ini bersama para murid di sekolah. Ternyata benar hasilnya lebih kurang serupa. 

Toples yang setiap hari diberikan kritikan oleh murid-murid, lebih cepat rusak, hitam dan membusuk. Dan di sekolah kami mengajarkan para siswa melalui eksperimen ini agar tidak mengejek, menghujat atau mengkritik sesama teman, dan melatih mereka untuk bicara baik-baik yang tidak mengkritik.

Dan sejak itulah saya belajar untuk tidak mengkritik orang lain, terutama anak dan istri saya. 

Percaya atau tidak hasilnya di luar dugaan, Istri saya jadi jauh lebih perhatian dan wajahnya lebih berbinar dan anak-anak saya jauh lebih baik, ganteng, kooperatif dan sayang pada ayahnya. 

Apa yang saya ubah dari diri saya sehingga anak dan istri saya berubah?

Saya ganti kalimat yang mengkritik istri dan anak saya dengan ucapan terimakasih padanya setiap kali mereka berbuat kebaikan.

Saya berterimakasih pada istri dan anak saya dan memujinya dan sering kali sambil memeluknya, saat mereka berhasil berhenti dari kebiasaan yang kurang baik. 

Yuk  kita renungkan, malah kalau perlu kita coba melakukan eksperimen yang sama bersama anak-anak di rumah atau murid-murid kita di sekolah.

So... masihkah kita percaya bahwa KRITIK ITU MEMBANGUN ???

Masihkah kita percaya ada KRITIK YANG MEMBANGUN ???

Masihkah kita mau mengkritik orang lain, terutama suami, istri dan anak-anak kita ???

Tentu saja pilihan itu terserah pada diri kita masing-masing karena hidup ini adalah pilihan bebas berikut konsekuensinya masing-masing. 

Tapi coba rasakan dan ingat-ingat lagi apakah dengan sering mengkritik orang lain akan membuat orang yang kita kritik menjadi lebih baik, atau malah sebaliknya balik mengkritik kita?

Coba lihat apa yang Anda rasakan di hati kita pada saat kita sedang dikritik oleh orang lain? Nah perasaan yang sama itulah yang juga akan dirasakan oleh orang lain yang kita kritik. 

🙏  Semoga sharing ini bermanfaat.  🙏

Sunday, May 10, 2015

Salah Berdoa

Salah Berdoa

• Ya Tuhan ... Jadikanlah aku orang yang hanya duduk goyang-goyang kaki dan dapat rezeki ..
*Clingg ... 4 tahun kemudian ia jadi penjahit

•  Ya Tuhan ... Jadikanlah aku orang yang hanya duduk diam kemudian uang datang sendiri kepadaku ..
*Clingg ... 2 tahun kemudian ia jadi penjaga toilet

•. Ya Tuhan ... Jadikanlah aku orang yang dapat memerintah orang kaya dengan leluasa ...
*Clingg ... 3 tahun kemudian ia jadi tukang parkir

•  Ya Tuhan ... Jadikanlah aku orang yang disegani, berwibawa, di setiap tatapanku ditakuti orang-orang ...
*Clingg ... 2 tahun kemudian ia jadi debt collector

• Ya Tuhan ... Jadikanlah aku sebagai seorang pemimpin yang memiliki banyak pengikut ...
*Clingg ... 4 tahun kemudian ia jadi tukang angon bebek

•  Ya Tuhan ... Jadikanlah hamba-Mu ini seorang yang selalu dikelilingi banyak wanita ...
*Clingg ... 3 tahun kemudian ia jadi tukang sayur keliling

Hehehe  

Thursday, April 09, 2015

Singkong m​e​nj​a​d​i​ obat kanker, Obat Ajaib untuk Kanker

Singkong m​e​nj​a​d​i​ obat kanker, Obat Ajaib untuk Kanker.

by Dr. Cynthia Jayasuriya.




Ini pengalaman saya sendiri, sembuh dari kanker dengan singkong. Semoga pengalaman ini bermanfaat untuk banyak orang.


Pada saat sedang dirawat karena kanker, saya ingin tahu jenis makanan rutin kami yang mengandung vitamin B17. Ternyata vitamin B17 ada dalam singkong.
Jadi saya makan singkong 10 gram tiga kali sehari.


Setelah dikonsumsi selama 1 bulan, saya melakukan pemeriksaan kandung kemih yang dilakukan oleh doker yang menangani kanker saya. Beliau terkejut karena kandung kemih saya benar-benar bersih dan normal.



Selama makan singkong, saya merasa sangat fit dan orang lainpun melihat saya sangat sehat.
Setelah itu setiap tiga bulan saya periksa dan hasilnya tetap bersih. Sejak itu saya hanya makan singkong dan tidak menjalani pengobatan lainnya.


Secara sederhana, cara kerja singkong sbb:


Nama ilmiah vitamin B17 adalah Amygdaline. Sel kanker adalah sel yang belum matang dan memiliki enzym yang berbeda dengan enzym normal.
Ketika vitamin B17 digabungkan dengan enzyme sel normal, B17 akan terurai menjadi 3jenis gula.
Tetapi ketika tergabung dengan enzyme sel kanker, B17 terurai menjadi:
1 gula,
1 benzaldehida dan
1 asam hidrosianik.
Asam hidrosianik inilah yang membunuh sel kanker secara lokal.


Singkong mengandung vitamin B17.


Setelah saya menulis artikel sebelumnya pada tahun 2010, saya menerima beberapa informasi dari pasien kanker yang juga mengkonsumsi singkong.


Mr. Pereira, pria berusia 70 tahun, terdiagnosis mengidap kanker prostat. Istrinya yang seorang pensiunan di rumah sakit kebetulan membaca artikel saya.
Mereka tidak punya dana untuk biaya pengobatan kanker dan suntikan yang diberikan membuat Mr. Pereira sangat lemah, maka Istrinya memberikan singkong kepada Mr. Pereira.


Setelah mengkonsumsi singkong selama seminggu, kondisinya mulai membaik. Dan setelah sebulan memakan singkong setiap pagi, dia menjalani pemeriksaan.
Sejak terdiagnosis kanker, hasil test PSA nya 280 – 290. Tetapi setelah sebulan PSA nyamenjadi 5.89!


Mereka mengunjungi saya untuk memperlihatkan hasil test sebelum dan sesudah mengkonsumsi singkong. Mr. Pereira sudah tidak merasakan lagi gejala kanker.


Ada seorang pria lain yang mengidap kanker hati dan sudah menjalani operasi. Tapi darihasil MRI scan berikutnya, ternyata masih ada sel kanker yang belum terangkat.
Dia mulai makan singkong setelah operasi.


Sebulan setelah makan singkong, dokter mengatakan tidak perlu dilakukan operasi lagi karena dari MRI scan, sel kanker itu tidak membesar.


Jadi kenapa tidak mencoba singkong? Singkong murah, mudah didapat, mudah memasaknya dan sangat lezat. (bersyukurlah kita yg tinggal di Indonesia, singkong dimana2 ada, yg penting kita percaya atau tidak, disitulah obatnya)


Caranya sangat mudah:


1 Pilih singkong yang segar, yang tidak ada noda biru.
2 Rebus dan jangan tutup panci selama memasak. Ini akan membantu menguapkan kelebihan asam midrosianik.
3 Jangan mengkonsumsi makanan yang mengandung jahe/ginger, seperti :
 ❌biskuit jahe, ginger beer, ginger ale sedikitnya 8 jam setelah mengkonsumi singkong..

Sunday, December 14, 2014

Miracle-Gro AeroGarden 3-Pod Indoor Garden with Gourmet Herb Seed Kit, Black



  • Revolutionary indoor garden lets you grow your own food indoors all year round right in your own home!


  • NASA-tested, soil-free growing technology scientifically proven to grow plants 5 times faster than plants grown in soil


  • Grows herbs, flowers, lettuce, peppers, veggies and more!


  • Energy efficient Grow Light included, grow indoors anywhere, any time of year and makes a great gift too!


  • 11.5-Inch L x 11-Inch W x 14-Inch Minimum Height, Extends to 20-Inch Maximum












  • Miracle-Gro AeroGarden 3-Pod Indoor Garden with Gourmet Herb Seed Kit, Black














    Thursday, November 06, 2014

    IT'S ONLY A QUARTER!

    IT'S ONLY A QUARTER!
    Several years ago a preacher moved to Houston, Texas. Some weeks after he arrived, he had occasion to ride the bus from his home to the downtown area.  When he sat down, he discovered that the driver had accidentally given him a quarter too much change.
    As he considered what to do, he thought to himself, you better give the quarter back.  It would be wrong to keep it. Then he thought, "Oh, forget it, it's only a quarter. Who would worry about this little amount? Anyway the bus company already gets too much fare; they will never miss it. Accept it as a gift from God and keep quiet."
    When his stop came, he paused momentarily at the door, then he handed the quarter to the driver and said, "Here, you gave me too much change."
    The driver with a smile, replied, "Aren't you the new preacher in town? I have been thinking lately about going to worship somewhere. I just wanted to see what you would do if I gave you too much change."
    When my friend stepped off the bus, he literally grabbed the nearest light pole, and held on, and said, "O God, I almost sold your Son for a quarter."
    Our lives are the only Bible some people will ever read.
    -- Author Unknown