Sunday, July 23, 2017

Renungan untuk Orang Miskin

Ini bagus buat bahan renungan :

"Orang bermental miskin adalah orang yang paling susah dilayani".
  
Diberi suatu peluang dengan gratis mereka pikir jebakan.
Ditawarkan investasi kecil mereka bilang hasilnya ga banyak.
Diajak investasi besar ga ada duit katanya.

Diajak melakukan hal2 baru merasa ga ada pengalaman.

Diajak jalanin bisnis tradisional katanya berat persaingannya.

Diajak menjalankan model bisnis baru katanya Ribet 

Diajak buka toko ngeluh ga bebas.

Diajak bisnis apa aja bilang ga punya keahlian.

Mereka punya kesamaan:
Nanya google, dengerin teman yg sama2 hopeless.

Mereka berpikir lebih banyak dari pada professor, namun bertindak lebih sedikit dari pada orang buta.

Tanyakan apa yg dapat mereka lakukan untuk hidup mereka, niscaya mereka ga bisa menjawab.

Orang bermental miskin gagal karena satu kesamaan sikap : "SEPANJANG HIDUP MEREKA HANYA MENUNGGU"

Kawan...
Benarkah kalian mau mengubah kehidupan kalian?

Teman2 Jack Ma semua menolak saat diajak kerjasama.

Semua menunggu hasil Jack Ma.

Namun saat dia sukses dgn Alibaba, teman2 nya sdh tak sanggup utk ikut menikmati karena saham Alibaba sdh tak terbeli oleh mereka.

Sebagian lainnya hanya bergumam : "Ya dia memang beda".

Ya... Jack Ma beda.
Bukan beda dari makanannya krn dia pun org biasa.

Bukan beda dari kecerdasan karena dia pun hanya guru bahasa inggris.

Tapi yg membedakan adalah ACTIONnya.

Saat kawan2 nya menunggu perubahan datang, Jack Ma melakukan sesuatu utk berubah.

Sampai kapan kita hanya menunggu dan tertinggal?

Lebih baik gagal dalam melakukan sesuatu.
Daripada tdk melakukan apa2 dalam hidup.

Revolusi ekonomi atau kita jadi budak selamanya ditanah air sendiri.

Penyertaan Tuhan akan HambaNya yang Takut Akan Dia

Puteri Pastor Li, hamba TUHAN yang mati karena imannya, terpaksa bekerja di Kamp Kerja Paksa di Cina demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Gadis berusia 12 tahun itu pergi menghadap Kepala Kamp Kerja Paksa. "Ayah saya telah dikirim ketempat ini dan sekarang ia telah tiada. Kami tidak punya makanan, uang dan tempat tinggal. Adakah pekerjaan yang dapat saya lakukan di Kamp ini?" katanya menjelaskan. 

Karena merasa kasihan Kepala Kamp berkata, "Aku punya pekerjaan untukmu, tapi bayarannya rendah." Gadis kecil itu menganggukan kepalanya tanda setuju. Kepala Kamp itu membawanya ke lokasi tambang biji besi. "Kau lihat tombol merah itu? Tugasmu adalah berdiri di dekatnya sepanjang hari. Jika ada yang menyuruhmu memencetnya, segera lakukan! Tombol itu akan membunyikan alarm yang memperingatkan para pekerja tambang agar keluar secepatnya. 

Kau tidak boleh memencetnya secara sembarangan, " katanya tegas. Suatu siang gadis kecil itu mendengar suara, "Pencet tombolnya!" Ia melihat ke sekelilingnya namun tak menemukan siapapun. Tak lama kemudian terdengar lagi, "Cepat, pencet tombolnya sekarang!" Dan beberapa detik kemudian suara itu kembali terdengar. Kali ini ia menyadari bahwa itu adalah suara Tuhan. Ia tidak mengerti mengapa harus memencet tombol itu, tapi ia tahu harus menurutiNya. Saat alarm berbunyi, 3.000 orang pekerja berhamburan keluar dari pertambangan. 

Kepala Kamp berlari keluar dari kantornya, ia ingin tahu kenapa gadis kecil itu memencet tombol merah. Belum sempat ia bertanya, tiba-tiba gempa bumi yang hebat mengguncang tempat itu. Seluruh area pertambangan itu runtuh dan tak seorang pun yang mampu membangunnya kembali sampai saat ini. Saat gempa berakhir semua mata memandangi si gadis kecil. 

Kawan Li, bagaimana kau tahu kalau harus menekan tombol itu? Tanya Kepala Kamp. "Tuhan Yesuslah yang menyuruh saya. Tiga kali Dia menyuruh saya melakukannya. Yesus adalah satu-satunya jalan bagi kita untuk mengenal Allah yang hidup. Dia mencintai kalian dan Dia baru saja menunjukkan kasihNya. Kalian harus berbalik dari dosa dan menyerahkan hidup kalian kepadaNya." Katanya dengan lantang. 

Saat itu, 3.000 pekerja dan Kepala Kamp berlutut berdoa meminta Yesus mengampuni mereka. Akhirnya banyak orang yang diselamatkan karena gadis kecil yang takut akan Tuhan itu menyendengkan telinganya untuk mendengar tuntunan Tuhan. Teman-teman hari ini kita belajar satu hal: Roh Tuhan berdiam di dalam umat tebusanNya dan setiap hari Dia berbicara kepada kita melalui hati nurani yang telah dimurnikannya. 

Namun kita seringkali mengabaikan suaraNya yang lembut, sehingga tidak lagi menyadari tuntunanNya. Hari ini mintalah Tuhan memberi hati yang baru dan bulatkanlah tekad untuk belajar peka mendengar suaraNya yang selalu menggema melalui firman dan hati nurani kita. Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. 

Mazmur 16 : 8. 

Selamat Pagi.... tetap sehat dan semangaat..

Selamat beraktifitas..

Kisah Mengharukan 57 Cent. True Story

57 CENTS. TRUE STORY

Seorang anak gadis kecil sedang berdiri terisak didekat pintu masuk sebuah gereja yang tidak terlalu besar, ia baru saja tidak diperkenankan masuk ke gereja tersebut karena "sudah terlalu penuh".

Seorang pastur lewat didekatnya dan menanyakan kenapa si gadis kecil itu menangis?

"Saya tidak dapat ke Sekolah Minggu" kata si gadis kecil.

Melihat penampilan gadis kecil itu yang acak-acakan dan tidak terurus, sang pastur segera mengerti dan bisa menduga sebabnya si gadis kecil tadi tidak disambut masuk ke Sekolah Minggu. 
Segera dituntunnya si gadis kecil itu masuk ke ruangan Sekolah Minggu di dalam gereja dan ia mencarikan tempat duduk yang masih kosong untuk si gadis kecil.

Sang gadis kecil ini begitu mendalam tergugah perasaannya, sehingga pada waktu sebelum tidur dimalam itu, ia sempat memikirkan anak-anak lain yang senasib dengan dirinya yang seolah-olah tidak mempunyai tempat untuk belajar menjadi manusia yang baik.

Ketika ia menceritakan hal ini kepada orang tuanya, yang kebetulan merupakan orang tak berpunya, sang ibu menghiburnya bahwa si gadis masih beruntung mendapatkan pertolongan dari seorang pastur. 
Sejak saat itu, si gadis kecil berkawan dengan sang pastur.

Dua tahun kemudian, si gadis kecil meninggal di tempat tinggalnya didaerah kumuh, dan sang orang tuanya meminta bantuan dari si pastur yang baik hati untuk prosesi pemakaman yang sangat sangat sederhana. 
Saat pemakaman selesai dan ruang tidur si gadis di rapihkan, sebuah dompet usang, kumal dan sobek sobek ditemukan, tampak sekali bahwa dompet itu adalah dompet yang mungkin ditemukan oleh si gadis kecil dari tempat sampah. Didalamnya ditemukan uang receh sejumlah 57 sen dan secarik kertas bertuliskan tangan, yang jelas kelihatan ditulis oleh seorang anak kecil yang isinya:

"Uang ini untuk membantu pembangunan gereja kecil agar gereja tersebut bisa diperluas sehingga lebih banyak anak anak bisa menghadiri ke Sekolah Minggu"

Rupanya selama 2 tahun, sejak ia tidak dapat masuk ke gereja itu,  si gadis kecil ini mengumpulkan dan menabungkan uangnya sampai terkumpul sejumlah 57 sen untuk maksud yang sangat mulia.

Ketika sang pastur membaca catatan kecil ini, matanya sembab dan ia sadar apa yang harus diperbuatnya. Dengan berbekal dompet tua dan catatan kecil ini, sang pastur segera memotivasi para pengurus dan jemaat gerejanya untuk meneruskan maksud mulia si gadis kecil ini untuk memperbesar bangunan gereja.

Namun Ceritanya tidak berakhir sampai disini. 
Suatu perusahaan koran yang besar mengetahui berita ini dan mempublikasikannya terus menerus. Sampai akhirnya seorang Pengembang membaca berita ini dan ia segera menawarkan suatu lokasi yang berada didekat gereja kecil itu dengan harga 57 sen, setelah para pengurus gereja menyatakan bahwa mereka tak mungkin sanggup membayar lokasi sebesar dan sebaik itu.

Para anggota jemaat pun dengan sukarela memberikan donasi dan melakukan pemberitaan, akhirnya bola salju yang dimulai oleh sang gadis kecil ini bergulir dan dalam 5 tahun, berhasil mengumpulkan dana sebesar 250.000 dollar, suatu jumlah yang fantastik pada saat itu (pada pergantian abad, jumlah ini dapat membeli emas seberat 1 ton).

Inilah hasil nyata cinta kasih dari seorang gadis kecil yang miskin, kurang terawat dan kurang makan,namun perduli pada sesama yang menderita. Tanpa pamrih, tanpa pretensi.

Saat ini, jika anda berada di Philadelphia, lihatlah Temple Baptist Church, dengan kapasitas duduk untuk 3300 orang dan Temple University, tempat beribu ribu murid belajar. Lihat juga Good Samaritan Hospital dan sebuah bangunan special untuk Sekolah Minggu yang lengkap dengan beratus ratus (yah, beratus ratus) pengajarnya, semuanya itu untuk memastikan jangan sampai ada satu anakpun yang tidak mendapat tempat di Sekolah Minggu.

Didalam salah satu ruangan bangunan ini, tampak terlihat foto si gadis kecil, yang dengan tabungannya sebesar 57 sen, namun dikumpulkan berdasarkan rasa cinta kasih sesama yang telah membuat sejarah. Tampak pula berjajar rapi foto sang pastur yang baik hati yang telah mengulurkan tangan kpd si gadis kecil miskin itu, pastur Dr.Russel H. Conwell. Gadis itu namanya: Hattie May Wiatt.


True story "57 CENTS"

Monday, October 10, 2016

Kisah Nyata Zhang Da

*KISAH NYATA... Hidup Bocah Polos "ZHANG DA" Menginspirasi Banyak Orang ...*

❣"Zhang Da" Seorang bocah yang harus menanggung beban hidup yang berat. Ketika usianya masih sangat belia...
❣Tahun 2001, ketika usianya menjelang 10 tahun, "Zhang Da" harus menerima kenyataan ibunya
lari dari rumah...
❣Sang Ibu kabur karena tidak tahan dengan kemiskinan yang mendera keluarganya...
❣Yang lebih tragis lagi, si ibu pergi karena merasa tidak sanggup lagi mengurus suaminya yang lumpuh, tidak berdaya, dan tanpa harta...
❣Dan ia tidak mau menafkahi keluarganya...

❣Maka "Zhang Da" yang tinggal berdua dengan ayahnya yang lumpuh, harus mengambil-alih semua pekerjaan keluarga...
❣Ia harus mengurus Ayahnya, mencari nafkah, mencari makanan, memasaknya, memandikan sang Ayah, mencuci pakaian, dan mengobatinya, dan mengurus rumahnya.
Yang patut dihargai, "Zhang Da" tak mau putus sekolah. Setelah mengurus Ayahnya, ia pergi ke sekolah berjalan kaki melewati hutan kecil dengan mengikuti jalan menuju tempatnya mencari ilmu...
❣Selama dalam perjalanan, ia memakan apa saja yang bisa mengenyangkan perutnya, mulai dari memakan rumput, dedaunan, dan jamur-jamur untuk berhemat...
❣Tidak semua bisa jadi bahan makanannya, ia menyeleksinya berdasarkan pengalamannya ...
❣Ketika satu tumbuhan merasa tidak cocok dengan lidahnya, ia tinggalkan dan beralih ke tanaman berikut...
❣Sangat beruntung karena ia tidak memakan daun-daun
atau jamur yang beracun...

❣Usai sekolah, dia bekerja sampingan agar dirinya bisa membeli makanan dan obat untuk sang ayah ...
❣"Zhang Da" bekerja sebagai tukang batu. Ia membawa keranjang di punggung dan pergi menjadi pemecah batu...
❣Upahnya ia gunakan untuk membeli aneka kebutuhan seperti obat-obatan untuk ayahnya, bahan makanan untuk berdua, dan sejumlah buku untuk ia pejalari...

❣"Zhang Da" ternyata cerdas. Ia tahu ayahnya tidak hanya membutuhkan obat yang harus diminum, tetapi diperlukan obat yang harus disuntikkan...
❣Karena tidak mampu membawa sang ayah ke dokter atau ke klinik terdekat, Zhang Da justru mempelajari bagaimana cara menyuntiknya ...
❣Ia beli bukunya untuk ia pelajari caranya. Setelah bisa ia membeli jarum suntik dan obatnya lalu menyuntikkannya secara rutin pada sang ayah...

❣Kegiatan merawat ayahnya terus dijalaninya hingga sampai lima tahun...
❣Rupanya kegigihan "Zhang Da" yang tinggal di Nanjing, Provinsi Zhejiang, menarik pemerintahan setempat...
❣Pada Januari 2006 pemerintah China menyelenggarakan penghargaan nasional pada tokoh-tokoh inspiratif nasional...
❣Dari 10 nama pemenang, satu di antaranya terselip nama "Zhang Da". Ternyata ia menjadi Pemenang termuda...

❣Acara pengukuhan dilakukan melalui siaran langsung televisi secara nasional...
❣"Zhang Da" si pemenang diminta tampil ke depan panggung. Seorang pemandu acara menanyakan kenapa ia mau berkorban seperti itu padahal dirinya masih anak-anak...
❣Dia menjawab : "Hidup ini harus terus berjalan. Tidak boleh menyerah, tidak boleh melakukan kejahatan...
❣Harus menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab," katanya...

❣Setelah itu suara gemuruh penonton memberinya applaus.
❣Pembawa acara menanyainya lagi. "Zhang Da" sebut saja apa yang kamu mau, sekolah di mana, dan apa yang kamu inginkan...
❣Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah dan mau kuliah di mana...
❣Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebutkan saja. Di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir...
❣Saat ini juga ada Ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!" papar pembawa acara...

❣"Zhang Da" terdiam. Keheningan pun menunggu ucapannya. Pembawa acara harus mengingatkannya lagi. "Sebut saja!" katanya menegaskan.

❣"Zhang Da" yang saat itu sudah berusaha 15 tahun pun mulai membuka mulutnya dengan bergetar...
❣Semua hadirin di ruangan itu, dan juga jutaan orang yang menyaksikannya langsung melalui televisi, terdiam menunggu apa keinginan "Zhang Da"
❣"Saya hanya mau "Mama saya kembali"...
Mama kembalilah ke rumah... aku sekarang bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri. Mama kembalilah!" ...😭
❣kata "Zhang Da" yang disambut tetesan air mata setiap penonton... 😂

❣"Zhang Da" tidak meminta hadiah uang atau materi dll, dengan ketulusannya dia sangat berbakti kepada orangtuanya..
❣Padahal saat itu semua yang hadir bisa membantu mewujudkannya...
❣Di mata "Zhang Da"  mungkin materi bisa dicari sesuai dengan kebutuhannya, tetapi seorang ibu (mama) dan kasih sayangnya, itu tidak ternilai harganya, dan tidak dapat dibeli dengan apapun juga...
❣Semua di dunia ini dicari bisa dapat ... tetapi satu yang tidak bisa dicari atau diganti yaitu: MAMA.
❣Apapun kesalahan dia, atau Dosa ...dia tetap seorang Ibu...
Surga ada dibawa telapak kaki ibu...
❣Dengan susah payah dia berjuang antara mati dan hidup hanya untuk saya bisa  lahir ke dunia ini...
*Pesan dari "Zhang Da" kasihi dan cintai ibumu, jangan sampai suatu hari nanti... engkau tidak dapat melihatnya lagi...*
☝*Ingat Penyesalan, biasanya datang terlambat...!!!
❣Berbahagialah bila siapa yang masih mempunyai Ibu, jangan sia-siakan dia ...
❣Seperti saya ingin dan rindu mau ketemu ibu, tetapi dia tidak pernah kembali lagi 😭
Pesan Moral :
😭 Jangan menangisi yang sudah hilang,  👏berdoalah atas apa yang masih ada...
😭 Jangan menangisi yang sudah meninggal, 👏berdoalah atas apa yang terlahir dalam dirimu...
😭 Jangan menangisi karena orang yang meninggalkanmu, 👏berdoalah untuk yang sekarang ada bersamamu...
😭 Jangan menangisi karena orang membencimu, 👏berdoalah untuk mereka yang menyukaimu...
😭 Jangan menangisi masa lalu, 👏berdoalah untuk masa kini dengan segala tantangan-tantangannya...

😭 Jangan menangisi penderitaan, 👏berdoalah atas kebahagian yang ada.

Sunday, July 03, 2016

Tempat Kuliner Selama di Yogya

Tempat Kuliner Selama di Yogya.:

#1 Gudeg Bu Djuminten   
    Tanggal tutup saat Lebaran 2016 : 6 Juli 2016   
    Tangga buka kembali : 7 Juli 2016   
    Waktu buka - tutup : pukul 13.00 - 21.00 WIB   
    Kode GPS : http://bit.ly/298UnLS
#2 Gudeg Manggar Bu Jumilan   
    Tanggal tutup saat Lebaran 2016 : 6 Juli 2016   
    Tanggal buka kembali : 7 Juli 2016   
    Waktu buka - tutup : pukul 06.00 - 18.00 WIB   
    Kode GPS : http://bit.ly/294JJST
#3 Soto Pak Tembong   
    Tanggal tutup saat Lebaran 2016 : 6 Juli 2016   
    Tanggal buka kembali : 7 Juli 2016   
    Waktu buka - tutup : pukul 08.00 - 17.00 WIB   
    Kode GPS : http://bit.ly/299Iic4
#4 Sate Seturan   
    Tanggal tutup saat Lebaran 2016 : 6 Juli 2016   
    Tanggal buka kembali : 7 Juli 2016   
    Waktu buka - tutup : pukul 10.00 - 22.00 WIB   
    Kode GPS :http://http://bit.ly/29fNj0H
#5 Restoran Pendopo Dalem   
    Tanggal tutup saat Lebaran 2016 : 6 Juli 2016
    Tanggal buka kembali :  7 Juli 2016   
    Waktu buka - tutup : pukul 09.00 - 15.00 WIB   
    Kode GPS : http://bit.ly/297H4JF
#6 SGPC Bu Wiryo   
    Tanggal tutup saat Lebaran 2016 : 6 Juli 2016   
    Tanggal buka kembali : 7 Juli 2016   
    Waktu buka - tutup : pukul 07.30 - 20.30 WIB   
    Kode GPS : http://bit.ly/299tx5m
#7 Soto Kadipiro I   
    Tanggal tutup saat Lebaran 2016 : 6 - 8 Juli 2016   
    Tanggal buka kembali : 9 Juli 2016   
    Waktu buka - tutup : pukul 08.00 - 14.30 WIB   
    Kode GPS : http://bit.ly/299UXKh
#8 Soto Ayam dan Sate Kerang Bu Sri   
    Tanggal tutup saat Lebaran 2016 : 4 - 11 Juli 2016   
    Tanggal buka kembali : 12 Juli 2016   
    Waktu buka - tutup : pukul 06.00 - 13.00 WIB   
    Kode GPS: http://bit.ly/299u2MV
#9  Mangut Lele Mbah Marto
    Tanggal tutup selama Lebaran 2016 :  6 Juli 2016
    Tanggal buka kembali : 7 Juli 2016
    Waktu buka - tutup : pukul 9.30 - 16.00 WIB
    Kode GPS : http://bit.ly/29dktO5
#10 Ayam Goreng Bu Tini
    Tanggal tutup selama Lebaran 2016 :  6-7 Juli 2016
    Tanggal buka kembali : 8 Juli 2016
    Waktu buka - tutup : pukul 09.00 - 21.00 WIB
    Kode GPS : http://bit.ly/2950hdz
#11. Warung Bakmie Mbah Mo Bantul
    Selama Lebaran 2016 tetap buka seperti biasa
    Waktu buka - tutup : pukul 17.00 - 23.00 WIB
    Kode GPS : http://bit.ly/29bcaRb
#12 Bakmi Jawa Mbah Hadi Terban
    Tanggal tutup selama Lebaran 2016 : 5 - 7 Juli 2016
    Tanggal buka kembali : 8 Juli 2016
    Waktu buka - tutup : pukul 17.00 - 23.00 WIB
    Kode GPS : http://bit.ly/29adx5i

#13 Ayam Goreng Mbah Cemplung
    Tanggal tutup selama Lebaran 2016 : tanggal 5 Juli 2016 sampai jam 15.00 WI, tutup 6-7 Juli 2016
    Tanggal buka kembali :  8 Juli 2016
    Waktu buka - tutup :  pukul 08.00 - 17.00 WIB
    Kode GPS : http://bit.ly/29wAT2i